aku pikir hari ini ga ada yang special,, ternyata salah besar,, ternyata hari ini hari yang indah, tepat beberapa tahun silam ibuku dilahirkan di dunia ini,hampir aja aku lupa, untung aja inget okk,
selamat ulang tahun ya bu ,, semoga bertambahnya umur ibu yang sekarang tambah juga iman islamnya, tambah sabar ngadepin aku, selalu sehat, tambah rejekinya, panjang umur,yang penting tambah sayang sama aku,
selama hampir enambelas tahun ini aku ngrasa blm bisa ngebhgiain ibu,, bahkan aku belum bisa ngebanggain ibu, padahal dari aku kecil ibu yang bisa ngebuat aku bahagia,karena jasa dan pengorbanan mu bu aku bisa menjadi anak yang sehat sampai saat ini,
dari semenjak aku bayi, hanya ibu yang bisa menenangkan aku ketika aku menangis, ketika aku kesakitan,ketika aku kedinginan, ketika aku kelaparan, ketika aku kehausan, dan hanya ibu yang membuat aku tenang ketika aku merasa kesepian, tak pernah sedetikpun kau meninggalkan ku pergi bu ,, tak pernah ada sekecil niatan untuk ibu melukai aku,untuk ibu menyakiti aku, ibu sellu memberi yang terbaik buat aku, selalu kebahagiaan yang aku terima,
dari aku yang hanya bisa menangis menangis dan menangis, hanya engkau yang menemani aku, hanya engkau yang melindungi aku dari bahaya, terasa begitu nyaman ketika aku didekapanmu,tak pernah ada rasa takut karena aku sendirian bu ,,
kau ajari aku dari nol, kau ajari aku,kau bimbing aku tumbuh menjadi anak yang selalu ingin kau banggakan, kau mengharapkan aku untuk menjadi anak yang berbakti padamu kelak,,
dengan kesabaranmu, kau tertatih menuntun aku untuk melafalkan kata "ibu"... kau bimbing aku bicara, kau bimbing aku untuk brjalan, kau bimbing aku untuk bisa membaca... saat aku mulai kau kenalkan cara berjalan, dengan sabar kau menatih aku dengan begitu pelan, agar aku tak terluka, walaupun kau sangat capek karena pulang kerja, kau tetap melihatkan senyum ceriamu didepankuu demi kebahagiaanku bu,,
kau yang setiap hari mengajari aku , kaulah guru terbaikku,,, disaat kau terluka, kau tetap sabar untuk selalu ada disampingku, disaat kau merasa kesakitan kau tetap sabar untuk tetap mendampingiku ,,
karena kau takut jika aku kesepian,karena kau takut jika aku sendiri, kau upayakan segala cara agar aku tetap bisa tertawa bahagia bu, walaupun sebenarnya kau terluka,
hingga aku menjadi balita yang menggemaskan, kau masih saja sabar mendampingiku dimanapun aku pergi, disaat aku mulai tumbuh kenakalanku kau tetap menjadi orang yang tersabar dalam hidupku, walaupun aku selalu melakukan kesalahan yang terkadang membuatmu marah, tapi itu semua kau jadikan sebagai candaanku bu, tetap saja kau tersenyum disaat aku nakal,saat aku membuatmu jengkel,
tak lelahnya kau mengingatkan aku bu, tak lelahnya kau selalu mengucapkan, "aku sayang kamu anakku",, walaupun sudah beratus" kenakalan bahkan beribu" kenakalan yang aku lakukan kau tetap tersenyum dan ceria membimbing aku tumbuh dewasa..
disaat aku tumbuh remaja, kau mengajariku untuk menjadi anak yang bisa menjaga diri baik-baik,,, tak henti"nya kau menasehatiku bu, kau selalu khawatir jika aku berbeda dari biasanya, itulah perhatianmu kepadaku yang selalu kau curahkan kepadaku bu,, kau selalu mencari cara agar anakmu in bahagia, walaupun terkadang anakmu itu tidak berpikir apa yang sudah ia lakukan untuk ibunya sendiri,,
saat masa remaja datang, anakmu berubah sikapnya, anakmu mulai beani berbohong, mulai berani melupakan ibunya demi orang lain, saat anakmu pulang terlarut sore, kau hanya khawatir terhadapnya, dan kau menanyainya :" darimana nak??kok jam segini baru pulang??".. dengan nada yang kesal anakmu menjawab :"apa to buk,, mau tau aja urusan anak muda".. sunguuhhh... itu jawaban yang menyakitkan untuknya, hatinya terluka, padahal semenjak dia kecil, dia selalu ingin tahu ini ingin tahu itu, kau selalu bertanya, ini buat apa bu?? ini apa bu?? ini itu ini itu ??? dan tak ingatkah kau, ibumu selalu menjawab dengan lembut,dengan senyuman, dan dengan sabar dia menjawab satu persatu pertanyaan darimu,, dia tak pernah sedikitpun marah ketika DULU kau lontarkan begitu banyakpertanyaan untuknya, tapi apa sekarang balasannya, hanya satu kali pertnyaan saja dia berikan untukmu kau langsung menjawab seperti itu,,
walaupun perilaku anakmu seperti tiu bu, kau tetap menyayanginya, kau tetap curahkan kasih sayangmu untuk anakmu, karena sesungguhnya kau tak ingin anakmu terluka,
kini aku sadar bu, aku belum bisa berbuat apa" untukmu, aku belum bisa ngebahagiain ibu,, maafkanlah aku bu,, aku selalu membuatmu terluka, jangan kau pergi dari hidupku bu,, salulah kau bersamaku, agar aku tak merasa kesepian,
ingatkan aku jika aku mulai melupakanmu dengan segala kesibukanku, ingatkan aku jika aku mulai bersikap berbeda dari biasanya,,
karena hanya engkau selama ini orang yang menyayangiku dengan tulus, segala perasaanmu selalu kau berikan untukku, sematamata agar aku bisa menjadi anak yang baik,anak yang bisa membuatmu tersenyum bu,,
tapi maafkan aku hingga saat ini aku belum bisa mewujudkan impianmu, aku belum bisa menjadikan impianmu menjadi kenyataan bu,, dan maafkanlah aku untuk segala sikapku yang sering kali marah kepadamu, yang berpikir kau selalu mengaturku, padahal itu bukti kasih sayangmu kepadaku, bukti perhatianmu kepadaku,, maafkanlah aku bu,,
tetaplah kau memperhatikanku, karena aku takut jika kau sudah tak memperdulikanku lagi,
aku juga takut jika nanti kau pergi tinggalkan aku sebelum aku belum membuatmu tersenyum bahagia karena aku,, tetaplah berusaha untuk menjadi guru terbaikku bu, walaupun aku sudah tak selucu ketika aku kecil,walaupun aku tak semanja ketika aku kecil,,walaupun sekarang aku lebih sering melukai hatimu
aku sayang sama ibu, aku sayang ibu selalu didekatkuu,,
terima kasih Tuhan kau ciptakan seorang ibu sebaik ibuku, kau titipkan aku dengan orang yang tulus menyayangiku,,
dan ijinkan ibuku melihat segala usahaku untuk membahagiakannya tuhan,, karena aku sayang padanya,aku tak ingin kehilangannya, aku tak ingin kehilangan orang yang aku sayang tuk kesekian kali,, satu kata untukmu Bu,, I LOVE YOU MOM .. I WILL ALWAYS NEED YOU AND I WILL ALWAYS LOVE YOU ,,
"ternyata Tuhan sudah membuktikan rahasi dibalik rahasinya, yang awalnya aku pikir angka 11 buatku petaka, tapi ternyata tidak, angka 11 kali ini membuatku bahagia karena aku masih bisa melihat senyum ibuku,"
Selasa, 22 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar